Your search results

6 Tips Membeli Rumah Bekas

Posted by support on October 10, 2017
| 0

Membeli rumah bekas memang bisa menjaadi alternatif memenuhi kebutuhan hunian. Sebenarnya membeli rumah bekas lebih untung, karena  harga rumah bekas lebih terjangkau dan akan terbebas dari pajak pertambahan nilai (PPN).  Beberapa tips berikut ini bisa Anda terapkan sebelum membeli rumah bekas.

  1. Membeli rumah bekas tanpa perantara atau langsung pada pemiliknya

Membeli rumah bekas langsung pada pemiliknya lebih disarankan. Karena Anda bisa menanyakan langsung tentang berbagai hal berkaitan dengan rumah, seperti awal dibangun, lingkungan di sekitarnya, alsan mau dijual dan lain sebagainya. Keuntungan lain Anda bebas melakukan negosiasi, sehingga harga rumah bekas bisa Anda dapatkan lebih murah. Anda bisa lebih optimal dalam melakukan tawar-menawar. Penjual pun tidak akan tahan harga, karena dia tidak perlu membayar komisi perantara.

  1. Memilih perantara atau broker yang benar

Bila Anda sudah terlanjur jatuh cinta pada sebuah rumah dan harus membelinya melalui broker atau perantara, maka pastikan broker tersebut bisa dipercaya. Anda bisa bertanya kepada relasi tentangbroker yang terpercaya. Bisa juga memakai jasa perantara properti yang sudah terkenal dan mempunyai kredibilitas tinggi. Mereka biasanya akan memberikan pelayanan untuk menguruskan dokumen jual beli. Terkadang juga membantu dalam pengurusan KPR bila Anda mau melakukan transaksi secara kredit.

  1. Mengetahui usia bangunan rumah

Usia bangunan rumah akan mempengaruhi harga rumah bekas yang akan Anda beli. Bila kurang dari 10 tahun terbilang baru, usia 10 hingga 20 tahun tergolong sedang dan usia bangunan lebih dari 20 tahun termasuk bangunan tua. Bila rumah tersebut pernah direnovasi, Anda bisa tanyakan kapan terakhir rumah itu direnovasi. Berbagai hal lain yang harus Anda ketahui adalah kualitas bahan,  tipe struktur dan kualitas pengerjaannya. Rumah yang semakin tua tentunya kualiatasnya akan semakin turun, bila Anda berminta maka Anda juga harus menyiapkan dana tambahan guna renovasi.

  1. Mencermati lingkungan di sekitar rumah

Lingkungan sangat penting diperhatikan, sehingga Anda merasa nyaman dan aman ketika tinggal di rumah tersebut. Akses jalan juga bisa dipertimbangkan, bila Anda membutuhkan jalan yang luas karena mempunyai mobil tentu luas jalan bisa menjadi pertimbangan.

  1. Kelengkapan legalitas

Anda harus mencermati sertifikat rumah atau SHM, sertifikat IMB, bukti pembayaran pajak PBB dan lain sebagainya. Pastikan nama yang tertera sama dengan nama yang akan menjual rumah tersebut. Bila tidak harus segera minta balik nama atau surat jual beli dengan pemilik sebelumnya. Tahapan ini sangat penting, karena menyangkut hukum kepemilikan. Jangan sampai muncul perselisihan di kemudian hari.

  1. Mengecek harga pasaran rumah

Untuk pertimbangan Anda sebelum membeli rumah bekas, Anda bisa mengecek berapa harga pasaran di suatu daerah. Sehingga Anda punya patokan dalam tawar-menawar.

  Sumber : http://www.lamudi.co.id/journal/6-tips-membeli-rumah-bekas/
Call Now Button

Compare Listings